You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ahok Akui Sudah Siapkan Rusun untuk Warga Kampung Pulo
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Dukcapil Siap Bantu Pengurusan Mutasi KTP Kampung Pulo

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku sudah menyiapkan Rusunawa Jatinegara Barat untuk merelokasi warga Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur. Bahkan sebagian warga telah menerima kunci dan siap pindah.

Kita sudah menyiapkan rusunawa di Jatinegara. Beberapa orang juga sudah pindah

"Kita sudah menyiapkan rusunawa di Jatinegara. Beberapa orang juga sudah pindah," kata Basuki di Balaikota, Kamis (20/8).

Bahkan, pihaknya juga telah menyiapkan petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) di rusunawa. Sehingga warga yang pindah langsung bisa mengurus KTP sesuai dengan domisili.

Djarot Imbau Warga Kampung Pulo Mau Direlokasi

"Kita juga sudah siapkan petugas Dinas Dukcapil disana tingal ganti KTP ada Kadis Perumahan (Ika Lestari Aji) juga disana," ucap Basuki.

Basuki mengaku, telah memprediksi jika relokasi besar-besaran yang dilakukan akan ada gesekan. Namun relokasi tetap harus dilakukan untuk mempermudah normalisasi Kali Ciliwung.

Seperti diketahui, Pemprov DKI melakukan relokasi warga di bantaran Kali  Ciliwung, hari ini. Relokasi ditolak sebagian warga yang memunculkan bentrokan dengan Satpol PP. Bahkan satu alat berat beko yang berada di bantaran Kali Ciliwung terbakar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1184 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1164 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye950 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye935 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye848 personBudhi Firmansyah Surapati